Wednesday, February 20, 2013

ijo lumut Gruppe

Lehrer: "Hast du ein Freund/in?"
Sie: "Noch nicht"
Mich: "Noch nicht"
Ihm: "Emm... Noch nicht"
Sie: "Nein"
Sie: "Nein"
Sie: "Nein"
Sie: "Eeeeeeem... Ja"
Lehrer: "Aaaah! Und du?"
Ihm: "Mmmm... Nein"
Sie: "Ja"
Sie: "Ja"
Ihm: "Nein"
Ihm: "Nein"
Lehrer: "Hast du ein Mann?"
Sie: "Noch nicht"
Lehrer: "So, das ist die Gruppe von Ijo Lumut. Ikatan Jomblo Lucu dan Imut. Kasian. Hahahaha"

Alles: -_______________-

Monday, February 11, 2013

Perjalanan Panjang Cita-Cita (Menjadi Sarjana)

Juni 2007

Euforia kelulusan SMA, dibarengi dengan kesadaran untuk menjadi lebih bertanggung jawab akan mimpi dan cita-cita pribadi. Muncul kesadaran bahwa semua harus hasil jerih payah sendiri. Bahwa siapa lagi yang akan menolong saya kalau bukan diri saya sendiri. Saya stop mencontek. Tiadalah yang bisa menolong ketika SPMB nanti selain saya.

Agustus 2007

Gagal diterima SPMB. Pukulan berat. Cita-cita menjadi seorang dokter harus diwujudkan lebih lama. Saya pun mengambil keputusan besar untuk tidak kuliah dimanapun tapi konsentrasi belajar untuk persiapan SPMB tahun berikutnya. Orang tua menerima keputusan saya sembari tetap mensupport.

April 2008

Gagal diterima di kedokteran UGM.

Juni 2008

Gagal tes UMB yang artinya saya gagal (lagi) jadi mahasiswa kedokteran UI atau kedokteran USU. Di sisi lain, saya berhasil diterima sebagai mahasiswa FITB ITB. Bimbang. Masih ada satu kesempatan untuk ikut SNMPTN tapi FITB ITB harus dikorbankan. Menuju akhir bulan, nenek tercinta tertimpa musibah jatuh dari tangga gak sadarkan diri. Diputuskan untuk mengambil kesempatan kuliah di ITB karena konsentrasi untuk SNMPTN Juli nanti terpecah. Sepekan lebih bolak balik RS mengurus nenek. Alhamdulillah sembuh kemudian.

Juli 2008

Diterima sebagai mahasiswa Teknik Sipil Unpar. Oke ini sejujurnya cuma iseng. This bastard -_-

Agustus 2008

Resmi jadi mahasiswa ITB. Semangat baru, teman baru, kehidupan baru. Walaupun hati saya tetap ingin jadi dokter ketimbang sarjana teknik. Timbul mimpi-mimpi kecil untuk jadi seorang geologist.

Januari 2009

Kuliah gak segampang itu, bung. IP pas-pasan namun sangat cukup beruntung gak harus mengulang mata kuliah apapun.

Mei 2009

IP turun walaupun gak terjun bebas dan gak ada nilai yang kurang ataupun harus mengulang. Berubah haluan. Menjadi mahasiswa Teknik Geodesi dan Geomatika, sesadar-sadarnya. Lalu kembali iseng belajar materi SNMPTN. Ternyata saya masih ingin jadi dokter.

Juni 2009

Nenek kembali masuk RS. Menyadari, menjadi sarjana teknik adalah takdir yang digariskan Tuhan untuk saya. Batal SNMPTN, batal jadi dokter selama-lamanya. Alhamdulillah nenek sembuh. Beliau segala-galanya.

Januari 2010

IP gak lebih baik dari teman-teman lain yang notabene naik drastis. Saya cenderung statis namun saya udah nemu klik-nya di Geodesi, terutama hidrografi. Tergerak untuk lebih serius.

Mei 2010

Akademik mengalami kemajuan, gak drastis, tapi gak seburuk sebelumnya. Kondisi lingkungan baru (kosan) praktis bawa semangat baru.

Juli 2010

Di titik puncak "keinginan menimba ilmu". Beberapa mata kuliah yang diambil lebih cepat hasilnya memuaskan.

Januari 2011

Sampai saat ini nilai akademik naik konstan setiap semester. Tinggal terus ditingkatkan. Belajar kondisi lapangan lewat proyek pemetaan topografi kecil-kecilan.

Mei 2011

Kemah kerja. Tau bagaimana pengukuran lapangan yang sebenarnya, dan semakin sadar bahwa banyak yang belum dimengerti. Prestasi akademik terjun bebas akibat kelalaian yang dibuat sendiri. Satu mata kuliah mengulang. Beberapa target hancur sudah.

Agustus 2011

Tercetus untuk mengambil Tugas Akhir lebih cepat, dibawah tangan dosen wali. Ini hanya salah satu trik supaya bisa tepat lulus di bulan Juli dengan satu mata kuliah mengulang dan bisa memenuhi SKS minimum untuk kelulusan. Gagal di urusan birokrasi dengan kaprodi.

Februari 2012

Tugas akhir yang sebenarnya dan aktifitas lain untuk pembuatannya sembari menyelesaikan sisa-sisa SKS untuk lulus.

April 2012

Untuk lulus di bulan Juli, seminar harus sudah dilakukan di bulan April. Data untuk keperluan (penelitian) TA baru diambil di bulan April. Gagal lulus Juli.

Juni 2012

IP total kurang 0,01 dari target yang saya buat sendiri. Diputuskan untuk mengambil satu semester lagi. Pengolahan data TA yang udah dilakukan mengalami kesalahan. Harus mengulang dari awal.

Juli 2012

Gagal seminar. Pengolahan data TA gak rampung.

Desember 2012

Gagal seminar karena faktor x, y, dan z. Dosen pembimbing, yang absen di hari-hari terakhir pengumpulan formulir seminar untuk pekan Desember. Saya, yang harus mengasistenkan praktikum hidrografi di pekan seminar. Dan waktu yang gak cocok dengan keinginan dosen pembimbing.

Januari 2013

Akhirnya saya seminar. Dan sangat memuaskan. IP sudah jauh melebihi target (yang saya buat sendiri). Juga sangat memuaskan.

Februari 2013

Ujian Tugas Akhir a.k.a sidang. "Kamu tidak perlu mengulang presentasi." kata dosen pembimbing. Dengan kata lain saya telah lulus mata kuliah Tugas Akhir. Gelar Sarjana Teknik udah di genggaman walau belum resmi. Lega.

Akhirnya, setelah hampir 6 tahun lulus SMA, saya bisa merampungkan satu tingkat pendidikan yang lebih tinggi dari itu. Semoga diberi kesempatan untuk diresmikan Kaprodi dan Rektor ITB. Masih ada satu tingkat yang lebih tinggi dan satu tingkat lagi yang lebih tinggi lagi untuk segera dirampungkan demi cita-cita yang udah digantungkan.

Ingat test menggambar manusia di kala psikotest untuk masuk ITB. Saya menggambar seorang bocah perempuan pakai seragam yang sedang baca buku, yang merupakan refleksi dari diri saya sendiri. Di penjelasannya saya tuliskan ia sebagai siswi SMA yang punya cita-cita menjadi dokter. Selain menjadi dokter, siswi tersebut juga ingin menjadi dosen di universitasnya. Alasannya, dokter menerapkan secara nyata apa yang ia pelajari semasa kuliah dan dosen menurunkan dan menebar ilmu yang ia dapat semasa kuliah dan bekerja. Lengkap sudah.

Jadi dokter memang udah mustahil. Tapi saya tetap bisa mewujudkan cita-cita saya untuk jadi dosen ;)

Sunday, February 10, 2013

Tagihan

S: Udah sidang ye?
J: Udeh coooy, alhamdulillah
S: Mantap! Selamat! Ditunggu di Jerman

Siaaaaap!!!