Wednesday, October 19, 2011

jangan pernah memutuskan sesuatu sebelum kamu yakin benar bagaimana sesuatu itu

jangan terlalu yakin bahwa kamu benar-benar suka ini, tidak suka itu, ingin begini, dan tidak mau begitu

dan jika malahan ternyata kamu tidak suka ini, suka itu, tidak ingin begini, dan mau begitu..

lebih baik tidak usah bilang apa-apa sebelumnya karena saya adalah tukang nagih. nagih janji, omongan, bahkan duit.

[namanya juga manusia yaaaan]

Tuesday, October 18, 2011

why is it so hard to face the future??

mungkin kedengarannya cupu. tapi, apakah kalian semua pernah ngerasa berat atau takut untuk menghadapi kehidupan kalian ke depannya? saya sendiri menganggap ini adalah masalah karena sebetulnya saya termasuk orang yang sulit menerima perubahan. terlebih jika saya sudah berada di comfort zone saya sendiri.

obrolan berawal dari percakapan saya, reneica, dan firmansyah di perpustakaan GD-ITB. Kami semua merasa belum siap dengan tantangan hidup kedepannya gara-gara sebuah topik:
LAPORAN KERJA PRAKTEK

yang merambat pada sebuah hal:
TUGAS AKHIR.

kami semua masih belum bisa terima kalau kami udah harus mikirin ini. kenyataan ini dan kenyataan yang lainnya masih sangat sulit saya terima. misalnya, saya sekarang yang masih mahasiswa tingkat 4, harus menerima bahwa sebagian besar teman-teman SMA saya sudah lulus kuliah dan menghadapi dunia kerja. bahkan beberapa sudah menikah dan tinggal menghitung minggu menanti kehadiran si bayi. Maka saya pun tidak lama lagi harus mengerjakan Tugas Akhir lalu mencari pekerjaan. oh, kelupaan, mencari jodoh -NAH INI BENAR-BENAR MASALAH-, lalu menikah. oh, tidak, itu semua tampaknya SUDAH DI PELUPUK MATA!!!

pernah gak sih, kalian 5-10 tahun yang lalu membayangkan kehidupan kalian 5-10 tahun ke depan? oke, saya pernah. umur 15 tahun saya membayangkan bagaimana kehidupan saya 5 tahun mendatang. dalam imajinasi saya, saya adalah seorang mahasiswa tingkat akhir, sukses dengan kuliahnya, dan punya pacar.

KENYATAAN:
1. umur 20 tahun, saya masih tingkat 3
2. prestasi kuliah saya belum bisa dibilang sukses
3. saya tidak punya pacar.

dan itu semua MASALAH.

oke, mari kita flashback. saya adalah murid kelas 3 SMA, akan segera kuliah. saya udah punya pilihan melanjutkan pendidikan kemana, tinggal dijalani. tapi saya takut, saya nyaman dengan status murid sekolah, santai, do what i wanna do. tapi, saya harus kuliah. perlu waktu dua tahun untuk saya menyadari sepenuhnya bahwa saya adalah MAHASISWA. kemudian sekarang, saya adalah mahasiswa, akan segera bekerja. saya udah punya pilihan akan bekerja dalam bidang apa. tapi saya takut, saya nyaman dengan status mahasiswa, aktif, selagi masih bisa. tapi, saya harus bekerja. dan saya tidak mau menunggu waktu dua tahun pula untuk menyadari bahwa saya harus BEKERJA.

saya sering sekali terbawa kedalam kenangan selama hidup. dari semenjak saya yang belajar berjalan, sekolah TK (yang kelamaan [3 tahun]), hari pertama SD kelas 1 hingga hari terakhir kelas 6, memiliki sahabat, menjadi murid SMP dan SMA, pertama kalinya menstruasi, pertama kalinya punya pacar, merasa menyakiti dan disakiti, pertengkaran dengan teman, air mata karena laki-laki, menyayangi dan disayangi, memiliki teman-teman yang tidak bisa digantikan dengan apapun, tanggung jawab lebih sebagai anak sulung, masalah keluarga, perjuangan untuk pendidikan, bermacam-macam organisasi, dll hingga kenangan kerja praktek ataupun lebaran kemarin.

namun itu semua telah berhasil saya lewati, bukan? tinggal kenangan. entah kenapa saya terlalu mendewakan yang namanya kenangan. seburuk apapun, tidak mau saya lupakan. saya menikmati saat-saat mengingatnya.

time fades away but memories always forever

tinggal sekarang bagaimana menghadapi kenyataan yang ada di depan mata. yang sangat jelas terlihat adalah:
1. laporan kerja praktek
2. ospek jurusan
3. mata kuliah mengulang
4. tugas akhir

dan yang tidak jelas terlihat satu-satunya adalah: PACAR.


you are the future. you will design the future, the future will be so bright. and the future depends on NOW!!