Monday, January 31, 2011

satu lagi

entahlah.. kalo boleh bilang capek sih capek. bosen juga udah dari dulu. tapi tiap tiap itu, ga tau kenapa kok saya sangat yakin sekali ya ntarnya bakal gimana-gimana. masih belom kebiasa kali ya bok. kita liat aja ntar dah.

ah, efek tengah malam. gak jelas

Sunday, January 30, 2011

benar atau salah

apakah saya terlalu bersalah atau saya terlalu benar hingga dijadikannya saya yang seperti ini?


saya tau itu hak penuh atas kekuasaannya. tapi itulah pertanyaan yang belum pernah terjawab sampai sekarang. mengapa, mengapa, dan mengapa? apakah jauh di ujung dunia sana ada sekotak peti yang belum pernah dijamah yang khusus disediakan untuk saya? atau hanya ada kain lap pel yang terbentang di depan kamar saya?
lalu kapan?
jawab, Tuhan...

Friday, January 28, 2011

ketika bangun di pagi hari

hari ini, ketika bangun di pagi hari
antara bahagia karena masih bisa terbangun
dan pahit ternyata saya harus kembali menghadapi realita

senyum

berusaha untuk tetap tersenyum, walaupun bagi saya sekarang senyum itu busuk.
tapi buat apa senyum jika palsu?

Thursday, January 27, 2011

mata kuliah paling menyenangkan semester ini

adalah KEMKER!!!
mengapa?
karena dengan takjubnya, saya dapat menyaksikan seisi kelas adalah Mahasiswa Teknik Geodesi dan Geomatika ITB Angkatan 2008, sekitar 82 orang, yang akan diusahakan pesertanya mencapai angka 99.
taukah kalian, kawan? saya senang melihat kita ternyata masih bisa kumpul satu angkatan, walaupun hanya di satu mata kuliah ini. :)

Sunday, January 23, 2011

so,

what should i get ready for?


sincere, he said


then i hope God will give me a willingness of my heart

Tuesday, January 18, 2011

apakah sama?

pernah dengar siklus tambal sulam?

pertanyaan saya adalah, apakah sama siklus gue ngutang bulan januari, dikasi duit bulan februari, dibayar utang, trus ngutang lagi, dikasi duit bulan maret, bayar utang, trus ngutang lagi, dikasi duit bulan april, dibayar utang, trus ngutang lagi, dst dst

dengan

seseorang suka sama si A tapi si A ga suka, sukanya sama si B, tapi si B ga suka, sukanya sama si C, tapi si C ga suka, sukanya sama si D, dst dst..

udah, jangan dipikirin. saya cuma sedang random

Friday, January 7, 2011

biarkan saya galau sekali lagi

ya, ini masih tentang cinta. cih, cinta. terkadang ingin sekali saya meludahi cinta. mengapa? karena saya adalah wanita. ya, wanita, yang bahkan untuk melakukan sesuatu atas dasar cinta pun masih terhalang dan terbatas atas kewanitaannya itu. dan keterbatasan itulah yang ternyata selama ini membuat saya galau. saya harus bagaimana? apakah kalau saya begini atau begitu tidak apa-apa? bikin pusing.


huh, cinta. sebenarnya, menulis dan mendengarnya saja saya geli. hiii. namun apa mau dikata. cinta menghampiri saya dengan segala keangkuhannya. terombang ambing emosi sendiri. tersesat oleh kebingungan. akankah cinta ini terkirim pada orang yang tepat? apakah orang ini menangkap sinyal-sinyal cinta? akankah cinta ini terbalas? saya tidak tahu. maka saya pun galau.

sekian

Saturday, January 1, 2011

ketika kepekaan sosial diuji

akhir-akhir ini saya sedang tertarik mempelajari kehidupan sosial orang lain, dari berbagai macam latar belakang ras, suku, dan agama. kemarin habis baca majalah tempo yang ngasih berita eksklusif bencana di manokwari, mentawai, sama merapi sleman. baru baca segitu aja udah WOW. kurang lebih satu bulan yang lalu, saya utarakan keinginan ini sama senior, dan dia bilang, salah satu dosen saya di kampus pernah bikin buku tentang suku-suku yang ada di indonesia. ih waw ih waw terbarik bangget!!! tapi sampai sekarang saya belum sempet ketemu sama beliau.


ternyata, ilmu sosiologi itu menarik loh untuk dipelajari. tapi kenapa waktu SMA dulu saya sama sekali gak naruh minat sama pelajaran sosiologi ya? apa karena faktor guru? ups. gak hanya dari baca buku sih. untungnya, saya dikasih kesempatan beberapa hari yang lalu buat kerja proyek selama 3 hari di desa gunung halu, kab bandung barat. dusun miskin listrik, buang air juga outdoor. sebenarnya, gak harus muluk2 pergi kemana-mana buat belajar ilmu ini. di lingkungan sehari-hari saya kuliah pun, kepekaan sosial sudah benar-benar diuji.


ketika kepekaan sosial diuji, saat inilah saya mengalami revolusi cara berpikir untuk yang ketiga kalinya sepanjang hidup saya

sebenernya tulisan ini masih mentah banget, baru mukadimahnya lah. saya mesti mikir dulu sebelum nulis tulisan yang rada serius, supaya enak dibacanya. hehe. sampai jumpa di postingan selanjutnya!